Hey, nak boyfren ker? Haha.. Ok2, Ayong paham ur situation. Sangat paham because i've been in ur place before (ok, fine kantoi :P) But its a norm to have such a feelings actually. Well, Im really dummy in biology so all i can say its a norm process in ur body dat have a strong cause by the hormone.. Entry sedikit dewase kali ni, tapi Im not going to explain to u about the digital monster named 'hormone' here. Cuma just want to share some thot with u, si anak dara sunti yang sulung seperti ku, eceh ;P
Deary Sarah Amani, jarang dan SANGAT2 jarang kalau ber'couple dari sekolah & u continously in the relationship for long period of time. Yes, theres a certain case di mana perhubungan dari sekolah kekal ke jinjang pelamin, tapi u can count it with ur fingers!! Serious u.. takde makne zaman2 sekolah nak stay dengan sorang boyfren, paling 'koman (command) dari ting1-5 mesti akan 'ter'couple 2 orang (but at the different time lah ).
Its such a lucky to have boyfren yang boleh membimbing ke arah kecemerlangan akademik & akhirat juga, but the sad thing is, theres a MOST yang bawa kepada ke'lagha'an. You have a boyfren then u tends to spends time hangout & hangin phone with him. Later, u forget @ 'pretendly' forget doing ur prior (my true experience, ohh seriously!!)
Yes, sometimes we getting jealous @ annoy why budak pompuan gedik, jalan semacam, pakai socks warne warni, tudung kerat bagi sengkat yang selalu ader boyfren malah siap betukar ganti every month. Im not condemning them, cuma its a reality yang mereka2 begitu jarang nak excell dalam study, sebab mase mereka byk spend pada aktiviti ke'boyfren'an shj. Bukan ape, mata banyak memandang dan jangan sampai kita dikatakan tak diasuh dengan baik oleh mak ayah. Memang tak patut !!!
Well, u & me have this extra responsibility towards our siblings. Kena jadi contoh baik sepanjang masa (where im not really gud in it), membawa harapan besar parents supaya boleh jadi rujukan @ penanda aras kepada adik2 yang lain. Nak cari boyfren jugak? Yes u can. Means, carilah boyFRIENDS ramai2, to share thoughts yang boley tambahkan nilai2 baik dalam diri. Even i have ds gud & close one who is a boy yang betul2 dipanggil sahabat masa susah senang. Macam tu takpe, kawan demi kebaikan yang berpanjangan :)
Want to know more true stories about this, senang2 tanya Kak Zura experience dia (haha haha hahaha). Well, we the eldest can conclude that having a boyfren while u still in school is not neccesary. Make frens more worth it, ok? Luv u like a rainy drops during stormy season (apekah?? hahak) Bubye then~ Lots of luv ...
0 comments:
Post a Comment